IKA SPP SAMARINDA KEMBANGKAN JAMUR MERANG

By Pandurata 08 Agu 2016, 00:00:00 WIB Berita
IKA SPP SAMARINDA KEMBANGKAN JAMUR MERANG

Upaya menghimpun para lulusan SPP-SPMA Samarinda dalam membina generasi muda yang siap membangun Kalimantan Timur di sektor pertanian secara luas, maka Ikatan Keluarga Alumni SPP-SPMA Samarinda membuat salah satu unit kegiatan dalam membudidayakan jamur merang. Kegiatan pembudidayaan jamur merang ini dikelolah oleh para alumni secara gotong royong, baik yang sudah bekerja dikepemerintahan atau swasta maupun yang lainnya.

Pembudidayaan jamur ini dilakukan mulai dari pepbuatan bibit, pembuatan baglog, penanganan pascapanen dan pengolahan hasil, hingga pemasarannya. Dalam perjalanan usahanya telah banyak masyarakat yang datang langsung ke tempat pembudidayaannya, yaitu Komplek UPTD-SPP Negeri Samarinda, jalan Thoyib Hadiwijaya, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda ada yang memesan dan membeli bibit jamurnya, ada yang hanya membeli baglognya yang sudah ditaburi benih/spora jamurnya, dan ada juga yang hannya membeli jamurnya saja. Rata-rata setiap minggu sudah menghasilkan kurang lebih 10 hingga 15 kg dari sejumlah 300 baglog yang tertata rapi pada rak/kumbungnya. Para konsumen hampir setiap hari datang dan para petugas sejumlah 5 (lima) orang dari lulusan yang berbeda yang ditunjuk untuk mengelolanya kewalahan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Kegiatan mereka tersebut juga merupakan salah satu pendukung unit produksi pada SMK-SPP Negeri Samarinda. Jadi disamping mereka memenuhi kebutuhan masyarakat luas mereka juga memenuhi kebutuhan pihak sekolah dalam proses pembelajaran di sekolah.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan & Hortikultura Kabupaten Kutai Kartanegara (Ir. Sumarlan, M.Si) bersama salah seorang Anggota DPRD Kutai Kartanegra (Wisdianto) dan Ketua KTNA Kalimantan Timur (Hermato, SP), karena mereka semua Lulusan SPP-SPMA Samarinda dari tahun yang berbeda secara khusus datang langsung ke lokasi Rumah Jamur IKA SPP-SPMA Samarinda. Mereka mengharapkan dengan kegiatan tersebut adik-adik para almuni bisa belajar langsung yang tanpa mengeluarkan biaya kegiatan agar usaha ini bisa dikembangkan di tempat masing-masing sebagai usaha rumah tangga.

Saat ini mereka para pengelola rumah jamur tersebut berusaha meningkatkan kegiatan usahanya dengan menambah bangunan kumbung  dengan ukuran 15 x 8 meter. Harapan kedepannya mampu memenuhi kebutuhan permintaan konsimen paling tidak 80 – 90 persennya. Harap kedepannya dapat memproduksi baglog hingga 20.000 baglog untuk memenuhi rumah/kumbung.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment