MENGENANG MASA DI ASRAMA SPMA

By Pandurata 11 Jul 2016, 00:00:00 WIB Berita
MENGENANG MASA DI ASRAMA SPMA

Semenjak berdirinya Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Samarinda pada tahun 1964 hingga sekarang (2016) telah banyak meluluskan peserta didiknya kurang lebih 300 ribu lulusan yang tersebar di hampir semua sektor pembangunan, baik di Kalimantan sendiri maupun di bebrapa provinsi lainnya.

Kurang lebih 250 orang Alumni dari lulusan tahun 1972 sampai 2016 berkumpul di Asrama SPP Negeri Samarinda pada saat kegiatan TEMU KANGEN dan HALAL BI HALAN. Kegiatan seperti ini rutin dilaksanakn oleh para alumni baik perangkatan maupun secara keseluruhan atau beberapa angkatan sakaligus.

Kemeriahan dan keceriaan terukir pada yang hadir pada saat itu, dimana mereka saling memadu cerita tentang pengalaman-pengalaman saat masih sekolah dulu.

Merupakan sebuah kebanggan tersendiri “kata Ketua IKA ALUMNI SPP-SPMA Samarinda”, dapat mengumpulkan kembali teman-teman para almuni yang tersebar di 11 Kabupaten Kota di Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan yang berbahagian tersebut para alumni yang lebih senior menanggalkan posisi kedudukan/jabatan mereka di pemerintahan dan ataw swasta, agar kata mereka kami bisa membaur kembali seperti masa-masa sekolah dulu. Senang, merasa senang bersama, susah merasa susah bersama.

Karena kebetulan yang bisa hadir pada saat tersebut ada beberapa almni yang duduk sebagai anggota DPRD Kaltim, Ketua KTNA Kaltim, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten, beberapa orang Dosen baik yang negeri maupun swasta, serta beberapa orang pengusaha sukses di bidang pertanian, peternakan, perikan.

Kemudian juga mereka para alumni yang telah suskses mengharapkan kepada adik-adiknya baik yang masih kuliah maupun yang belum memdapat pekerjaan, “katanya, jangan segan-segan menghubungi kami, kita ini kan adik dan kakak, itu kata mereka.”

Semoga ditahun depan kita semua bisa berkumpul lagi seperti ini dan kita adakan acara yang lebih meriah lagi, “demikian pesan Ketua IKA ALUMNI SPP-SPMA SAMARINDA”.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment