PENIGKATAN SDM PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN di Bidang Pertanian

By Pandurata 20 Mar 2017, 00:00:00 WIB Berita
PENIGKATAN SDM PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN di Bidang Pertanian

Gambar : tengah: Ka.UPTD-SPP Samarinda, kanan: Kasi Pendidikan Pengajaran, kiri: Ka.Rayon V Kota Samarinda (isaf.3/2017)


Dalam rangka penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 9 September 2016 telah menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Sumber Daya Manusia Indonesia.


Meskipun secara umum ditujukan kepada: 1. Para Menteri Kabinet Kerja: 2. Kepala Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP); dan 3. Para Gubernur, dalam Inpres tersebut Presiden Jokowi juga memberikan penugasan khusus kepada  11 Kementerian/Lembaga.


Kementeri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) memformat strategi untuk merealisasikan Inpres tersebut dalam beberapa hal, seperti :

a.    Membuat peta jalan pengembangan SMK;

b. Menyempurnakan dan menyelaraskan kurikulum SMK dengan kompetensi sesuai pengguna lulusan (link and match);

c.    Meningkatkan jumlah dan kompetensi bagi pendidik dan tenaga kependidikan SMK;

d. Meningkatkan kerjasama dengan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dunia usaha/industri;

e.    Meningkatkan akses sertifikasi lulusan SMK dan akreditasi SMK; dan

f.     Membentuk Kelompok Kerja Pengembangan SMK.


Dari Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Pertanian Cianjur telah menyusun Pelatihan in Service Training 1 (IN-1) Keahlian Ganda Kelas Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura. Kegiatan Pelatihan yang di lokasikan di SMK-SPP Samarinda dengan nama pelatihannya “PROGRAM SERTIFIKASI PENDIDIK DAN SERTIFIKASI KEAHLIAN (KEAHLIAN GANDA) BAGI GURU SMK/SMA” yang pelaksanaannya dimulai pada tanggal 20 Maret hingga 19 Mei 2017.


Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pangan Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili oleh Ir. Muhammad Alimuddin, M.M selaku kepala UPTD SPP Negeri Samarinda.


Adapun peserta pelatihannya diikuti dari 11 Kota dari wilayah Indonesia Timur yang semua berasal dari Guru/Tenaga Kependidikan di SMK/SMA masing-masing daerahnya. Selama 2 bulan pelatihan para peserta dibebani materi tentang pengembangan profesi dan karier, latihan-latihan dasar, penyusunan perangkat pembelajaran, kunjungan lapangan serta praktik lapangan dan diakhiri dengan evaluasi.


Pelatihan ini juga sekaligus untuk menjawab yang juga sekaligus memenuhi kekurang Guru Ahli di SMK/SMA yang ada saat ini, demikian tegas Daliansyah, M.Pd selaku Ketua Rayon V wilayah Kota Samarinda yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Nasinal Provinsi Kalimantan Timur.


Pada acara pembukaan tersebut juga ikut hadir Kepala-Kepala UPTD di lingkup Dinas Pangan Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur, kemudian Pimpinan dari PT. Petro Kimia Gersik, Pupuk Kaltim Bontang (PKT), dan PT. EWSI (bidang pembibitan).


Dengan kompok dan semangat para peserta dan undangan lainnya di pimpin oleh Kepala SMK-SPP Negeri Samarinda (Ir. M. Alimuddin,M.M) menerikan yel-yel “SMK BISA.....!!!!”




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment